Sunday, June 16, 2013

Rambut Beruban?... Ini Sebabnya

Orang sering mengatakan uban tumbuh pada rambut kerana banyak berfkir, dan para ilmuwan telah membuktikan apa yang selama ini diduga. Streslah yang membuat rambut berubah menjadi warna kelabu atau menjadi uban.

Hormon stres dikesan mempengaruhi warna kulit dan tampaknya proses itu juga terjadi pada warna rambut. Ketika kerosakan terjadi, sel induk yang bertanggung jawab mengeluarkan melanin, pigmen gelap yang melindungi tubuh dari sinar matahari, berpindah dari pangkal rambut ke kulit untuk membantu membatasi kerosakan.

Dalam penelitian uban terjadi dari penurunan sel batang.


Rambut dan warna kulit dikendalikan sel induk melanosit yang ditemukan di pangkal folikel rambut. Dr Mayumi Ito dan rakan-rakannya di New York University, Amerika Syarikat menemukan, stres menyebabkan sel induk menghilang.


Menurut Profesor Rick Sturm dari University of Queensland, Australia, menjelaskan, kehilangan sel induk di daerah tonjolan, membuat folikel rambut di daerah itu menjadi putih. Rambut kelabu yang disebabkan penuaan adalah berpunca dari kelelahan dan hilangnya sel induk melanosit dan stres telah menyebabkan hasil yang sama. [liputan6.com]

5 comments:

Katak Comel said...

xmo stress2,klu xnk ade uban..
hepi2 sje..
hihi

otak kosong said...

kalau banyak makan megi ada kaitan dengan tumbuh uban ke?

Giorgio Izas said...

Patutla rambut Giorgio skang smakin beruban... Stress rupenye... Hu3..

Herdoni Wahyono said...

Rambut adalah mahkota yang indah. Ketika rambut mulai beruban keindahannya sedikit berkurang. Pemberian vitamin, perawatan rambut, dan menyemir rambut agar tampak hitam banyak dilakukan. Ternyata faktor stres juga menjadi pemicu tumbuhnya uban. Indikator yang amat jelas dan nyata.

Kak Mahh said...

oooooo...stress puncanya.